Pendampingan rutin Babinsa jadi penguat semangat petani di Desa Bedoho
PONOROGO – garda.i-news.site – Di tengah hamparan sawah hijau yang mulai menunjukkan pertumbuhan subur, peran Babinsa kembali terasa nyata bagi para petani di wilayah Kabupaten Ponorogo. Pendampingan yang dilakukan personel Kodim 0802/Ponorogo bukan hanya sebatas tugas rutin, tetapi telah menjadi bagian dari denyut kehidupan para petani yang setiap hari bergelut dengan tanah, cuaca, dan harapan akan panen yang melimpah. Selasa (02/12/2025), salah satu bentuk pendampingan itu terlihat di Desa Bedoho, Kecamatan Sooko.
Kopka Suryanto, Babinsa Koramil Tipe C 0802/18 Sooko, pagi itu kembali menyapa para petani di desa binaannya. Dengan seragam lapangan yang sedikit basah oleh embun sawah, ia tampak berjalan di pematang menemani Supri, anggota Poktan Giri Mulyo Dukuh Jetis, yang sedang melakukan pemupukan tanaman padi.
“Alhamdulillah hari ini turun ke sawah dan membantu Bapak Supri yang sedang melakukan pemupukan tanaman padi,” ujar Kopka Suryanto.
Bagi para petani, kegiatan pemupukan adalah momen krusial. Nutrisi yang diberikan pada fase pertumbuhan inilah yang menentukan kualitas bulir padi kelak. Karena itu, pendampingan Babinsa bukan sekadar hadir fisik—tetapi menjadi bentuk nyata dukungan moral sekaligus teknis.
Menurut Suryanto, pemupukan merupakan salah satu tahapan penting yang juga selalu menjadi fokus pendampingan. “Pemupukan ini merupakan kegiatan petani yang juga terus menjadi perhatian kami guna membantu mengatasi hama dan masalah lain yang dapat mengganggu hasil panen,” jelasnya sambil turut menaburkan pupuk di sela-sela barisan padi.
Lebih jauh, ia menegaskan bahwa pendampingan rutin Babinsa bukan hanya membantu pekerjaan petani, tetapi juga menjaga motivasi mereka agar tetap semangat bekerja di tengah dinamika cuaca dan tantangan pertanian yang tidak menentu.
“Dengan pendampingan yang dilakukan secara terus-menerus, kami berharap petani semakin giat dan rajin, sehingga produksi panen ke depan makin melimpah. Jika petani sejahtera, maka program ketahanan pangan nasional pun ikut sukses,” imbuh Babinsa Desa Bedoho tersebut.
Kehadiran Babinsa di sawah bukan sesuatu yang baru di Ponorogo. Model pendampingan ini telah menjadi tonggak kemitraan yang kuat antara TNI AD dengan masyarakat, terutama dalam mendukung ketahanan pangan yang menjadi program strategis nasional.(MdC0802)












